Festival Gunung Krakatau

Monday, February 28, 2011


























Indonesia sering disebut sebagai raksasa tidur Asia Tenggara, dan julukan itu memang tepat. Deng
an lebih dari 18 ribu pulau, gugusan pulau ini memiliki keragaman luar biasa akan apa yang bisa Anda lihat atau lakukan saat berlibur ke sana. Tidak mengherankan bila Indonesia menawarkan berbagai macam festival yang sangat khas menonjolkan budaya mereka, mencerminkan keragaman etnis dan tradisi dari berbagai bagian nusantara. Salah satunya festival Krakatau yang diselenggarakan di Lampung.

Festival Krakatau adalah festival tahunan yang diselenggarakan di Lampung yang diadakan untuk merayakan pulau vulkanik bernama sama, yaitu Krakatau. Gunung Krakatau meletus pada 1927, letusan itu kemudian menghasilkan pulau-pulau kecil baru, yang diberi nama Anak Krakatau.

















Letusan Gunung Krakatau menimbulkan awan panas setinggi 70 kilometer dan tsunami setinggi 40 meter. Letusan gunung yang terletak di Selat Sunda, tetapi secara administratif masuk wilayah Lampung tersebut menewaskan sekitar 36.000 orang.

Selama festival, pengunjung dapat menikmati berbagai macam pertunjukan seperti Karnaval Tuping (Karnaval Topeng Lampung), atraksi gajah, serta berbagai macam tarian dari Lampung dan kota sekitarnya. Akhir dari rangkaian acara ini adalah kunjungan ke pulau vulkanik itu, masih aktif tetapi sedang tidur lelap untuk sementara.

Festival Krakatau digelar untuk memperingati dahsyatnya letusan gunung krakatau, selain itu untuk pengenalan tempat pariwisata di Lampung yang bertujuan menarik wisatawan. Festival ini menyenangkan jika dapat ikut menuju ke anak gunung krakatau langsung, karena pemandangannya yang indah.

Tour Krakatau berangkat dari Pelabuhan Fery Bakauheni Lampung Selatan. Para peserta akan dibawa mengarungi Selat Sunda menuju Gugusan Kepulauan Krakatau dari arah Utara melewati Pulau Panjang dan Krakatau Tua. Pengalaman mendebarkan saat mendekati Gunung Anak Krakatau yang masih aktif.

Festival Krakatau diselenggarakan setiap tahun di Bandar Lampung (ibukota Provinsi Lampung) dan Lampung Selatan. Acara pembukaan akan ditandai dengan tarian massal, atraksi budaya dan pawai topeng dari 11 kabupaten/ kota, seremonial gajah serta atraksi paramotor.

Bagi warga Lampung, Festival Krakatau merupakan salah satu agenda yang selalu dinantikan setiap tahun. Festival yang sudah diselenggarakan selama 20 tahun itu masih memiliki daya tarik yang besar hingga saat ini.

Festival Krakatau disambut dengan sukacita oleh warga Lampung di Bandar Lampung dan di tengah lautan, seperti warga Pulau Sebesi. Festival Krakatau adalah pestanya warga Lampung!

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Sjachroedin ZP mengatakan pelaksanaan festival krakatau dari tahun ke tahun semakin mengalami kemajuan. ''Seharusnya festival krakatau diadakan setiap tanggal 26 Agustus, atau bersamaan dengan meletusnya gunung Krakatau pada tahun 1883 lalu. Namun karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, maka dimajukan menjadi 24 juli 2011'' jelasnya.


source : yahoo.com

Festival Bunga Tomohon

Wednesday, February 16, 2011



KOTA Tomohon adalah kota yang warna-warni dengan berbagai jenis bunga. Setiap tahun, kota ini menggelar fesival bunga yang menarik perhatian ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Tomohon benar-benar merupakan surga terutama bagi pecinta keindahan bunga.




















Lokasi Festival
Tomohon terletak 30 kilometer sebelah barat daya Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Festival Bunga Tomohon diselenggarakan pada bulan Juli setiap tahun.

Gambaran Umum
Festifal Bunga Tomohon membangkitkan seluruh gairah seluruh warga kota. Mereka mempersiapkan berbagai jenis bunga yang mereka tanam. Sepanjang pekan pelaksanaan festival, Tomohon menjadi sangat meriah, baik oleh wisatawan domestik dan mancanegara yang datang maupun oleh warna-warni bunga yang ada di setiap sudut kota.

Berbagai acara digelar seperti pameran dan bursa bunga, lomba tanaman hias, pergelaran seni budaya, pemilihan ratu bunga, demonstrasi dan lomba merangkai bunga, pameran dan diskusi fotografi, kontes desa indah, seminar nasional hortikultura, dan festival kuliner Minahasa. Puncak festival adalah Tournament of Flower.




















Turnamen ini adalah parade bunga yang diikuti delegasi dari kota-kota di seluruh Indonesia. Para delegasi menghias kendaraan dengan berbagai macam bunga dan berpawai di sepanjang jalan-jalan Kota Tomohon. Dalam acara ini, puluhan ribu wisatawan akan berbaur bersama warga di tepi jalan yang dilalui oleh parade.

Tak kurang dari 14 juta tangkai bunga terangkai menjadi berbagai bentuk seperti candi, burung, dan berbagai macam bentuk yang unik. Bunga aster, mawar, anggrek, gladiol, krisan, anyelir, rosida, lili, aglonema, adenium, anthurium, dan bunga-bunga lain menghampar begitu banyaknya. Para wisatawan biasanya akan tergoda untuk berfoto.

Tomohon adalah kota di mana 70 persen penduduknya sangat setia menanam bunga. Karena itu, kemana Anda pergi pasti akan menjumpai bunga. Luas kota ini adalah 147 ribu meter persegi. Total luas lahan tanaman mencapai 90 hektare. Angka ini adalah gambaran bahwa Tomohon memang benar-benar kota bunga.





















Kota ini terletak di kaki Gunung Lokon dengan hawa yang sejuk bertemparatur antara 21-24 derajat celcius. Karena kesejukannya itu Tomohon banyak didatangi wisatawan. Selain event Festival Bunga, Tomohon juga memiliki obyek wisata lain seperti air terjun, kerajinan tangan, dan peninggalan sejarah. Datang dan nikmatilah Tomohon.

Akses
Tomohon diakses dari Manado dengan jalur darat. Dapat dengan angkutan umum maupun jasa perjalanan wisata. Perjalanan dari Manado ke Tomohon hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam saja.

source : yahoo.com

Danau Sentani "Surga" Tersembunyi

Sunday, February 13, 2011


SIAPA bilang Papua atau pulau yang terkenal dengan sebutan "Bumi cenderawasih" ini hanya berisi bukitbukit, hutan dan cuaca panas saja. Pulau ini juga punya wisata bahari yang tidak kalah dari wilayah-wilayah lain di Indonesia. Salah satunya adalah Danau Sentani. Di Sentani juga terdapat tugu Jendral Douglas Mc Arthur peninggalan Perang Dunia II. Di sebelah utara monument Mc Arthur, pada ketinggian 325 meter terdapat dataran pegunungan Cyclop dengan puncak Gunung Dofonsoro. Daerah ini sangat indah dan dahulu kala tempat ini merupakan pangkalan pertahanan Mc Arthur.

Danau Sentani di Papua terletak antara 20.33 hingga 2041 LS dan 1400.23 sampai 1400 38 BT. Berada 70 - 90 m diatas permukaan laut. Terletak juga diantara pegunungan Cyclops. Merupakan danau Vulkanik. Sumber airnya berasal dari 14 sungai besar dan kecil dengan satu muara sungai, Jaifuri Puay. Diwilayah barat, Doyo lama dan Boroway, kedalaman danau sangat curam. Sedangkan sebelah timur dan tengah, landai dan dangkal, Puay dan Simporo. Disini juga terdapat hutan rawa di daerah Simporo dan Yoka. Dalam beberapa catatan di-sebutkan, dasar perairannya berisikan substrat lumpur berpasir (humus).

Pada per-airan yang dangkal, ditumbuhi tanaman pandan dan sagu. Luasnya sekitar 9.360 Ha dengan kedalaman rata rata 24,3 meter. Disekitaran danau ini terdapat 24 kampung. Tersebar dipesisir dan pulau-pulau kecil yang ada ditengah danau.

Bertempat di Plaza Indonesia Extension, Jakarta, Sabtu (30/1), semua keindahan Danau Sentani diabadikan lewat foto-foto yang dipamerkan dalam "Festival Danau Sentani" dan Peluncuran Buku "Doors to the Unknown The Story of Sentani in the Jayapura Regency of Papua"

Acara yang diprakarsai oleh Bupati Jayapura, Habel Melkias Suwae ini merupakan upaya sang bupati untuk mempromosikan kekayaan wisata di Jayapura, khususnya di Sentani yang memiliki "harta karun" berupa keindahan alam, sejarah serta adat dan budaya khas Papua,

Selain untuk memperkenalkan berbagai tujuan wisata di Kabupaten Jayapura, acara ini lebih jauh digagas Habel untuk menampilkan secara utuh kondisi di Jayapura yang sebenarnya, dan menepis bayangan negatif sebagian masyarakat yang belum pernah berkunjung ke kabupaten di tanah Papua itu.

Pameran foto "Festival Danau Sentani", secara khusus diselenggarakan dalam rangka mempromosikan Festival Danau Sentani (FDS), yang digelar setiap tahun pada bulan Juni di Pantai Kalkote, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua. Dalam salah satu pernyataan resminya, bupati Habel mengatakan bahwa tujuan utama penyelenggaraan FDS, adalah untuk melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat setempat, merekatkan rasa persatuan dan kesatuan di antara kampung adat, serta menjadikannya sebagai daya tarik pariwisata yang akhirnya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

FDS pertama kali digelar pada tahun 2008 Di sela-sela acara pameran foto FDS, juga akan diadakan peluncuran buku meja kopi (coffee-table book) karya TSA Komunika -Anto Dwiastoro dan Toni Sri-, Doors to the Unknown The Story of Sentani in the Jayapura Regency of Papua, yang bermuatan 30 persen teks dan 70 persen foto serta ilustrasi, yang memaparkan informasi menyangkut Sentani, FDS, keindahan alam dan wisata sejarah di daerah Jayapura.

Buku "Doors to the Unknown A Story of Sentani in the Jayapura Regency of Papua", diharapkan mampu memberikan gambaran utuh tentang dahsyatnya potensi wisata Jayapura. Menuturkan pengalaman sang penulis dan fotografer ketika pertama kali menjejakkan kala di Sentani, buku ini laksana membuka pintu-pintu menuju hal-hal yang tidak diketahui sebelumnya tentang keindahan di sebuah kabupaten, nun jauh di sana.

Source : yahoo.com